Olahraga dianjurkan untuk semua orang. Tua-muda besar-kecil sebaiknya melakukan olahraga secara rutin. Bagi anak-anak, selain untuk menjaga kesehatan, olahraga dapat meningkatkan prestasi akademiknya.

Disarikan dari Nakita.grid.id, ada suatu penelitian yang dipublikasi pada The Journal of Pediatrics. Isinya menunjukkan perbandingan antara anak-anak yang rutin berolahraga dengan yang jarang olahraga terkait dengan prestasi di sekolah.

Anak yang rajin olahraga dinyatakan memiliki nilai akademik yang lebih baik. Alasannya, aktivitas motorik pada saat olahraga berhubungan dengan kecepatan, kelincahan, dan koordinasi antar-anggota tubuh. Hal ini memiliki kaitan erat dengan kemampuan berpikir yang menunjang prestasinya.

Namun, tak dimungkiri ada kalanya mengajak anak-anak berolahraga butuh ketelatenan, seperti tatkala orangtua meminta anak untuk menyantap sayuran dan buah. Bahkan, ajakan dengan sedikit paksaan malah sering tidak berhasil dan anak menjadi trauma.

Tak perlu memaksa

Jika si kecil masih enggan untuk diajak berolahraga, orangtua tak perlu khawatir. Menurut The Journal Medicine & Science in Sports & Exercise, ada cara yang dinilai lebih efektif untuk membuat anak menyukai olahraga, yaitu tak perlu memaksa dan jadikan olahraga sebagai aktivitas fisik yang menyenangkan.

University of Georgia, AS, juga pernah mengunkap suatu studi yang mendapati bahwa anak yang merasa mendapat kebebasan melakukan aktivitas, cenderung lebih aktif dan suka berolahraga. Untuk itu, orangtua tak perlu memaksa si kecil agar ia suka berolahraga. Berikan cerita-cerita dan contoh bahwa olahraga itu adalah kegiatan banyak gerak yang menyenangkan.

Orangtua sebaiknya menghindari tekanan-tekanan kepada si kecil untuk berolahraga yang mengakibatkan anak merasa bersalah. Tak perlu juga membandingkan si kecil dengan temannya yang sudah giat berolahraga.

Bila memungkinkan, biarkan ank memilih jenis olahraga yang disukai. Selain itu, orangtua bisa mengajak anak ke suatu taman untuk berjalan-jalan atau berlari-lari kecil kemudian contohkan beberapa gerakan sederhana dalam olahraga. Bahkan jika si kecil sudah bisa bersepeda, mengajaknya berkeliling kampung beberapa kali bisa menjadi olahraga yang menyenangkan.

Berikan kepada anak kesempatan untuk memilih olahraga mana yang membuatnya termotivasi untuk bergerak aktif. Jangan lupa berikan apresiasi seperti pujian kala ia sudah mau berolahraga. [*]

Baca juga : Sumber Makanan untuk Merangsang Kecerdasan Otak Anak