Saat bermain saham, salah satu aspek yang perlu diperhatikan adalah laporan keuangan perusahaan. Melalui laporan ini, investor bisa mengetahui situasi dan kondisi keuangan perusahaan yang berguna sebagai pertimbangan untuk menanam saham di sana.

Namun, laporan keuangan ini terkadang terlewatkan oleh para investor baru. Padahal menurut Djumyati Partawidjaja, Jurnalis Kontan.id, dalam siniar CUAN bertajuk “Cara Baca Laporan Keuangan Saham Perusahaan” dengan tautan dik.si/CUANLaporanSaham, laporan ini adalah harta karun.

Djum mengatakan banyak orang yang sudah pusing duluan saat disodorkan dengan laporan keuangan. Ia pun memberikan penjelasannya mengapa hal ini penting dilakukan, “Masalahnya gini, perusahaan-perusahaan yang listing di bursa kenapa namanya di belakang ditulis Tbk. (Terbuka). Mereka ini punya kewajiban untuk melaporkan keuangannya.”

Sebagai investor, mendapat laporan keuangan perusahaan tempat kita menanam saham adalah hak. Bahkan, kalau perusahaan itu terlambat memasukkan laporan keuangan di bursa, mereka akan diberi peringatan dan teguran. Jadi, perusahaan wajib membuat laporan keuangan minimal per kuartal.

4 Laporan Keuangan yang Dibuat Perusahaan

Menurut Djum, ada empat bentuk laporan keuangan yang biasanya dibuat oleh perusahaan. Pertama adalah laporan posisi keuangan (neraca) yang berisi kondisi keuangan perusahaan mencakup harta (asset), kewajiban (liability), dan modal (equity) pada waktu tertentu.

Kedua adalah laporan laba dan rugi (income statement) yang berisi laporan keuangan pada suatu periode tertentu yang menjabarkan unsur-unsur pendapatan dan beban perusahaan sehingga menghasilkan suatu laba bersih.

Ketiga adalah laporan perubahan modal yang berisi informasi perubahan modal akibat penambahan dan pengurangan laba atau rugi dan transaksi keuangan pemilik modal. Terakhir adalah laporan arus kas yang menunjukkan aliran masuk dan keluar uang perusahaan pada periode tertentu.

“Keempat-empatnya penting (bagi investor). Tapi, biasanya kalau kita sekilas mau lihat kondisi keuangan perusahaan itu paling dilihat dua: neraca sama laba dan rugi,” tambah Djum.

Cara Membaca Laporan Keuangan Saham Perusahaan

Djum mengungkapkan, cara paling mudah dalam membaca laporan keuangan perusahaan adalah membandingkannya year on year. Misalnya, saat ingin melihat laporan keuangan September 2022, bandingkanlah dengan September 2021.

Ia menambahkan, “Nah, nanti kalo dibandingkan nih kita bisa melihat mana yang naik dan mana yang turun. Kita bisa melihat bahwa ‘oh, ini perusaahan lagi terpuruk’ atau ‘oh, perusahaan ini lagi naik kenceng’.”

Investor bisa juga membandingkan kuartal ke kuartal dalam satu tahun. Hal ini dilakukan untuk mengetahui kondisi suatu perusahaan dalam satu tahun itu: apakah membaik atau justru memburuk. Kemudian, pantau juga laporan keuangan akhir tahun mereka.

Selain itu, menurut Djum, ada pula kelemahan dari melihat laporan keuangan perusahaan ini, loh. Lantas, apa saja kelemahannya?

Dengarkan jawaban lengkapnya dalam siniar CUAN episode “Cara Baca Laporan Keuangan Saham Perusahaan” yang dapat diakses melalui dik.si/CUANLaporanSaham.

Di sana, ada banyak pula informasi seputar keuangan yang bisa menambah literasi finansialmu. Tunggu apalagi? Ikuti siniarnya sekarang juga dan akses playlist-nya di YouTube Medio by KG Media agar kalian tak tertinggal tiap episode terbarunya!

Penulis: Alifia Putri Yudanti dan Ikko Anata