Ketimbang hanya mengeluh gara-gara sakit pinggang, lebih baik mulai mengubah gaya hidup. Salah satunya dengan berolahraga teratur. Namun, bergerak saja sakit, apalagi harus berolahraga. Sebagai rekomendasi, ada tiga jenis olahraga yang dianggap aman bagi penderita sakit pinggang jika dilakukan secara rutin.

Berenang
Berenang adalah salah satu jenis olahraga yang dapat dilakukan oleh siapa pun, tak terkecuali penderita radang sendi dan sakit pinggang. Berenang dapat membentuk kekuatan otot, terutama otot bagian bawah dan torso, serta mengencangkan lengan dan kaki. Dibandingkan dengan jenis olahraga lainnya, berenang juga bersifat low-impact, tanpa memberi beban tinggi bagi tulang punggung. Mengapungkan tubuh di air pun menjadi salah satu terapi relaksasi yang baik bagi semua orang. Ibarat pepatah sekali dayung dua pulau terlampaui, dengan berenang banyak manfaat bisa didapat. Lakukan secara rutin, misalnya 1-2 kali dalam seminggu, sesuai dengan saran yang dianjurkan oleh dokter.

Yoga
Teknik-teknik dalam latihan yoga mampu melatih kelenturan serta kekuatan otot tubuh. Gerakan-gerakan peregangan yang menjadi inti dari yoga bisa merelaksasi tulang punggung dan otot yang kaku. Lakukan peregangan untuk area punggung dan pinggang. Caranya dengan berbaring telentang di atas lantai, lalu tekuk kaki kanan ke arah dada. Setelah itu, miringkan ke sisi tubuh kiri dengan tangan kiri sementara tangan kanan tetap terbuka ke samping kanan. Miringkan kepala ke sisi kanan dan usahakan agar tubuh bagian atas tidak ikut terbawa ke samping. Tahan posisi ini sekitar 10-15 hitungan dengan tetap mengatur nafas. Lakukan gerakan sama untuk kaki kiri.

Pilates
Serupa dengan yoga, pilates juga menekankan pengaturan pernapasan dengan gerakan pelan dan peregangan. Sebuah studi yang dipublikasikan di Journal of Orthopedic & Sports Physical Therapy menghasilkan temuan partisipan yang melakukan pilates selama empat minggu berhasil mengurangi rasa sakit pada punggung bawah.Jadi, ketimbang harus selalu mengonsumsi obat-obatan, cobalah dulu beberapa jenis olahraga yang dapat membantu. Namun, jangan lupa untuk berkonsultasi terlebih dulu dengan dokter dan lakukan pemeriksaan detail untuk memahami penyebab sakit. [ADT]

 

Artikel ini terbit di Harian Kompas edisi 15 Juli 2013