Penggunaan gawai, seperti pemakaian ponsel, komputer, televisi, pelantang suara, atau radio punya dampak terhadap lingkungan. Namun, tetap ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menggunakan gawai dengan lebih ramah lingkunagan.

Gawai adalah bagian esensial dari kehidupan sehari-hari. Saat ini, hampir mustahil kita lepas dari penggunaan gawai. Meski begitu, perlu disadari bahwa gawai mengonsumsi energi dan sumber daya yang besar, belum lagi persoalan sampah elektronik ketika gawai tak lagi terpakai.

Kalau kita menghitung jumlah gawai kita sendiri, barangkali tak terlalu banyak jumlahnya. Namun, di seluruh dunia, konsumsi energi dan sampah elektronik ini sangat besar. Pada 2018, ada lebih dari 5 miliar ponsel aktif; 1,4 miliar televisi, 1 miliar komputer; dan banyak gawai lain yang hampir tak bisa terhitung.

Nah, karena tak mungkin bagi kita menjalani rutinitas normal tanpa gawai, setidaknya yang bisa kita lakukan adalah meminimalisasi dampak lingkungannya. Berikut ini, beberapa cara agar penggunaan gawai kita lebih ramah lingkungan.

1. Riset sebelum membeli

Luangkan banyak waktu untuk riset. Tujuan risetmu paling tidak adalah mengetahui mana yang perlu, mana yang awet, mana penggunaan energinya efisien, dan mana yang menyediakan layanan purnajual yang baik. Dengan begitu, kamu bisa menghindari pembelian barang yang tak perlu sekaligus memastikan gawaimu tidak lekas rusak.

2. Beli bekas kalau memungkinkan

Membeli gawai bekas memiliki dua keuntungan. Pertama, membantu memperpanjang usia gawai dan meminimalisasi jejak karbon. Kedua, menghemat uang. Tentu, kamu tidak perlu berkompromi soal kualitas. Pastikan kualitas barang yang kamu beli, meski bekas, masih baik.

Baca juga:

3. Pilih produk daur ulang atau yang bisa didaur ulang

Cek material yang digunakan di dalam produk. Kalau bisa, pilih gawai yang dampak lingkungannya rendah, misalnya yang sumber dayanya diolah dengan berkelanjutan. Sejumlah perusahaan kini mencantumkan juga keterangan perihal keterlacakan material. Lebih bagus lagi jika material yang digunakan adalah hasil daur ulang atau bisa didaur ulang.

4. Optimalkan fitur dan fungsi gawai

Banyak dari gawai kita yang sebenarnya multifungsi. Jika dapat mengoptimalkannya, ini akan mengurangi konsumsi gawai dengan mencegah kita membeli sesuatu yang baru. Selain meningkatkan fungsi gawai, hal ini juga menghemat banyak energi. Kamu tidak perlu mengisi ulang daya pada terlalu banyak gawai, misalnya.

5. Tukar tambah jika akan beli yang baru

Apabila memang kamu butuh mengganti gawai, upayakan untuk melakukan tukar tambah. Dengan begitu, barangmu yang lama bisa dimanfaatkan kembali komponen-komponennya.

Infografik Gawai Ramah Lingkungan