Apa pentingnya memiliki memori kuat ketika semua bisa dicatat secara digital? Jika ditanya begitu, Yudi Lesmana akan balik bertanya: apa pentingnya olahraga ketika kita bisa sedot lemak atau diet? Jawabannya, untuk kesehatan. Sama dengan tubuh, “otot otak” pun perlu dilatih. Buku Memorizing Like An Elephant bisa menjadi panduan untuk melatih kesehatan dan kemampuan otak.

Gajah tak pernah lupa. Begitu katanya. Gajah memang masuk ke dalam tiga besar hewan yang memiliki inteligensia terbaik, selain orangutan dan lumba-lumba. Oleh karena itu, gajah menjadi ikon World Memory Championship, sebuah kejuaraan dunia untuk mengingat.

Foto-foto: Iklan Kompas/ Iwan Andryanto.

Yudi Lesmana, penulis buku ini, mengatakan otak kita seperti raksasa yang tidur. Punya potensi besar, tetapi kerap kita biarkan terlelap. Amat memungkinkan bagi kita untuk mengoptimalkan kemampuan otak. Kita mengenal gelar Grandmaster of Memory (GMM), yang disandang hanya oleh 149 orang di dunia, dan Yudi salah satunya. Gelar ini hanya diberikan kepada orang yang mampu mengingat minimal 1.000 angka acak dalam 1 jam, 10 dek kartu remi yang telah dikocok dalam waktu 1 jam, 1 dek kartu demi yang telah dikocok dalam waktu kurang dari 2 menit, dan mengikuti 7 nomor sisa pertandingan yang diujikan pada World Memory Championship.

Barangkali kita memang tak perlu menjadi GMM. Yang ingin dikatakan, kemampuan otak kita sebenarnya luar biasa. Dan, itu bukan “bawaan lahir”, melainkan hasil dari berlatih. Dikatakan juga oleh Yudi, melatih otot otak sebaiknya dilakukan dengan cara yang tepat. Kesalahan berlatih dapat membuat kita stres. Dalam buku Memorizing Like An Elephant ini, Yudi berbagi teknik-teknik yang bisa kita pelajari untuk melatih memori.

Tak membutuhkan waktu banyak untuk sekadar melatih otak agar tetap sehat, hanya 10–15 menit per hari. Tiga hal yang perlu diasah untuk daya ingat yang kuat adalah teknik asosiasi, imajinasi, dan lokasi. Ini dijelaskan sangat detail di buku ini. Ini berguna untuk mengingat hampir apa saja, misalnya angka acak, gambar abstrak, nama dan wajah orang, juga peta.

Memorizing Like An Elephant menawarkan pengetahuan penting dengan cara yang mengasyikkan. Contoh-contohnya konkret dan jenaka, dengan ilustrasi menarik dan tata letak yang menyenangkan. Buku ini juga dilengkapi dengan soal-soal latihan untuk membantu kita menajamkan kemampuan memori. Layak dimiliki!

Memorizing Like An Elephant

Penulis:
Yudi Lesmana

Penerbit:
Kepustakaan Populer Gramedia

Tahun terbit :
2018 (cetakan kedelapan)