Fallon Chu (Donnie Yen) adalah polisi yang selalu bernasib sial. Meski jago bela diri dan tak kenal takut, sejumlah aksinya justru berakibat kurang baik pada dirinya.

Suatu kali, mestinya Fallon bersiap untuk pemotretan sebelum pernikahan dengan tunangannya (Niki Chow). Namun, ia terjebak dalam sebuah perampokan dan terlibat dalam kejar-kejaran dengan para pelakunya. Rencana pemotretan pun gagal total sehingga Fallon diputus oleh sang pacar.

review film enter the fat dragon

Bukannya mendapat apresiasi, keberhasilan Fallon menangkap perampok justru mengukuhkan reputasinya sebagai polisi tukang bikin gaduh. Akibatnya, ia pun dimutasi ke bagian pengelolaan barang bukti, tak boleh lagi ke lapangan.

Merasa frustrasi, Fallon melampiaskannya dengan makan. Alhasil, tubuhnya pun melar hingga di atas 100 kilogram. Dari polisi jalanan dengan badan atletis, Fallon berubah wujud menjadi polisi tambun yang tampak sulit bergerak.

review film enter the fat dragon

Kesempatan muncul ketika Fallon ditugaskan untuk membawa seorang kriminal ke Jepang. Ia berusaha menjalankan tugas sebaik-baiknya. Namun, ternyata tahanan tersebut menjadi incaran sindikat penjahat Jepang. Tanpa diduga pula, Fallon bertemu kembali dengan mantan tunangannya.

Akankah Fallon berhasil mengemban misinya dengan baik? Bagaimana pula kelanjutan hubungannya dengan sang mantan pacar? Enter the Fat Dragon menghadirkan kisah yang lucu dan tak terduga untuk menjawabnya.

review film enter the fat dragon

“Remake”

Film ini dibuat kembali berdasarkan film bertajuk serupa yang dirilis tahun 1978, dibintangi antara lain oleh aktor laga-komedi Sammo Hung. Film itu sendiri merupakan parodi dari film populer Bruce Lee keluaran 1972, Way of the Dragon. Rujukan ke aktor laga legendaris tersebut dapat ditemui pada sejumlah adegan Enter the Fat Dragon versi baru.

review film enter the fat dragon

Sebagai film laga-komedi khas Hongkong, Enter the Fat Dragon sangat menghibur. Penonton disuguhi adegan-adegan laga yang intens namun pada saat yang sama juga terasa kocak. Logika tak perlu terlalu dipakai, misalnya ketika mencerna adegan kru televisi yang meliput langsung perkelahian Fallon dengan para perampok di mobil yang melaju kencang.

review film enter the fat dragon
Foto-foto: Mega Vision Pictures.

Seperti diduga, kisah yang membalut berbagai kejadian laga dan pasang-surut hubungan Fallon dengan tunangannya, terjalin secara memikat dan mengaduk perasaaan. Terkadang heroik, ada kalanya sedih, dan dalam banyak kesempatan terasa konyol namun menghibur.

Menarik disimak pula sejumlah pemeran Jepang antara lain Hiro Hayama, Naoto Takenaka, dan Tetsu Watanabe. Duet sutradara dari dua negara Kenji Tanigaki dan Jin Wong berhasil membuat perbedaan budaya antara polisi Hongkong dan Jepang menjadi sumber dagelan yang cukup segar.

Meski tidak dapat dikatakan orisinal, Enter the Fat Dragon boleh jadi merupakan tontonan yang sangat menghibur dan menyenangkan pada genrenya. Dengan dukungan para pemeran papan atas dan kisah yang kuat, film ini wajib ditonton oleh para penggemar film laga aksi bela diri (martial art).

Sutradara:
Kenji Tanigaki dan Jin Wong

Produser:
Alex Dong, Connie Wong, Jing Wong, Donnie Yen

Skenario:
Jin Wong

Pemeran:
Donnie Yen, Jessica Jann, Philip Ng, Jing Wong, Naoto Takenaka, Sandra Kwan Yue Ng, Kai-Chung Cheung, Hiro Hayama, Niki Chow, Teresa Mo, Anthony Chan, Tetsu Watanabe, Cho-Lam Wong

Durasi:
96 Menit

Rilisan:
China

Tayang Perdana:
24 Januari 2020

Review overview

Overall7

Summary

7Fallon Chu dianggap sebagai panutan di mata polisi maupun masyarakat. Namun masalah datang saat sang kekasih mencampakkannya. Karena masalah ini berat badannya naik. Hal itu tidak menyurutkan kinerja Fallon. Kali ini tugas berat menantinya saat ditugaskan mengawal seorang penjahat Jepang yang sadis. Dengan pengalaman dan kemampuannya, ia harus bisa menyelesaikan misi dengan selamat.

Leave a Response