Jelang hari raya biasanya banyak godaan datang, terutama dari promosi diskon. Banyak yang ingin menghindari godaan diskon tersebut, tetapi sering kali tidak bisa. Mereka akhirnya membeli barang yang tidak sesuai kebutuhan.

Kebutuhan menjelang hari raya memang cenderung meningkat. Wajar, sebab sebagian besar orang menerima tunjangan hari raya (THR) dan hendak menggunakannya untuk memeriahkan hari raya. Bagi yang sudah sering menerima THR, relatif bisa mengelolanya. Namun, berbeda dengan orang yang baru pertama kali menerima THR. Keinginan belanja kerap kali mengalahkan logika. Hingga akhirnya, mereka tergoda dengan diskon dan promosi yang mengalir deras.

Lalu, bagaimana caranya untuk menghindari godaan diskon tersebut?

1. Lihat lemari, apa yang dibutuhkan?

menghindari diskon

Biasanya Anda tergiur ingin beli baju atau celana baru, atau bahkan sepatu baru. Coba deh cek sekali lagi dan lihat apa betul Anda memang butuh itu. Bisa saja, THR Anda lebih dibutuhkan untuk memperbaiki furnitur atau servis kendaraan bermotor.

Kalau tidak butuh banget, lebih baik Anda tidak usah beli. Kalau memang ingin beli baju baru, lebih baik diperuntukkan untuk anak atau saudara sepupu yang masih kecil. Anda bisa beli baju di lain waktu.

2. Hitung dengan benar

menghindari diskon

Diskon kerap sekali menggoda, biasanya kata-kata diskon dibalut dengan segala macam trik yang bisa membelokkan logika. Misalnya, diskon 25 persen + 25 persen. Ini tidak sama dengan diskon 50 persen.

Misalnya, harga sebuah kaos Rp 100 ribu jika didiskon 50 persen berarti perhitungannya Rp 100.000 x 50 persen = Rp 50.000. Setelah dikurangi diskon, berarti harga kaos adalah Rp 50.000 (Rp 100.000-Rp 50.000).

Jumlah ini berbeda jika menggunakan diskon 25 persen + 25 persen. Jika kaos dengan harga yang sama menggunakan diskon ini berarti Rp 100.000 x 25 persen = Rp 25.000. Setelah dikurangi diskon menjadi Rp 100.000 – Rp 25.000 = Rp 75.000. Kemudian mendapatkan tambahan diskon lagi sebesar 25 persen menjadi Rp 75.000 x 25 persen = Rp 18.750. Maka, harga kaos itu menjadi Rp 75.000 – Rp 18.750 = Rp 56.250.

3. Bandingkan dengan toko lain

menghindari diskon

Jika sudah tahu barang yang ingin dibeli, cobalah mencari di banyak toko. Memang barang yang dicari bisa saja berbeda, tetapi jenis produknya bisa saja sama. Cobalah untuk membandingkan dengan toko sejenis untuk mencari harga yang termurah. Bisa saja ada diskon yang lebih menarik.

Baca juga : 5 Hal Kenapa Pengeluaran Saat Ramadhan Membengkak

4. Buat anggaran dari skala prioritas

menghindari diskon

Jelang hari raya seperti ini, sebaiknya Anda membuat perencanaan anggaran atau setidaknya daftar prioritas. Ini penting terutama bagi Anda yang punya bakat konsumtif. Jadi, Anda bisa tahu barang apa yang benar-benar dibutuhkan. THR bisa disisakan untuk hal yang lebih bermanfaat.

5. Jangan sering-sering window shopping

Foto-foto: Shutterstock.com

Jika berjalan-jalan di pusat perbelanjaan, sebaiknya tentukan durasinya. Jika terlalu lama window shopping bisa saja Anda akan luluh. Sedangkan jika di rumah, jangan sering-sering window shopping di aplikasi belanja daring. Sebaiknya batasi penggunaannya atau lebih baik alihkan kegiatan atau bacaan di smartphone.