Lari sewajarnya dilakukan pada pagi hari. Saat sinar matahari bersinar ramah, aktivitas lari pagi menjadi lebih menyenangkan. Namun, karena kesibukan pekerjaan, sebagian orang meluangkan waktu untuk berolahraga lari pada sore atau menjelang malam. Fenomena ini bisa ditemukan salah satunya di Amerika Serikat.

Olahraga lari pada senja hari barangkali terasa asing bagi Anda. Namun, tidak ada salahnya bila dicoba. Dalam waktu dekat ini, Harian Kompas akan mengadakan Lantern Night Run. Sesuai namanya, acara ini dilakukan pada sore hingga malam hari pada penghujung pekan, tepatnya pada Sabtu (15/11).

Kompas Lantern Night Run diadakan di Mal @Alam Sutera, Tangerang. Registrasi telah dimulai sejak pukul 15.00. Acara lari dimulai setelah matahari terbenam. Namun, Kompas Lantern Night Run bukanlah acara lari biasa.

Seperti tajuknya, akan ada kejutan pada akhir acara lari. Ya, para peserta akan diajak bersama-sama menyalakan dan menerbangkan lampion dari kertas (lantern). Peserta akan mendapatkan lampion ini setelah mencapai garis finis. Setelah mendapatkan lampion, peserta bisa merangkainya sendiri.

Di tengah kegelapan malam, nyala lampion ini akan menyatu dan menyuguhkan terang yang menawan. Saat diterbangkan, lampion-lampion ini menyajikan pemandangan indah di langit malam. Rencananya, akan ada ribuan lampion yang diterbangkan, jadi bisa dibayangkan, betapa eloknya pemandangan di angkasa dalam Kompas Lantern Night Run.

Tidak hanya saat finis, kejutan-kejutan lain akan menanti peserta selama mengikuti Kompas Lantern Night Run. Setiap peserta akan mendapatkan glow stick atau glow wide bracelet. Perangkat ini akan mengiringi perjalanan para peserta saat lari menembus rute lari malam. Cahayanya akan berpendar, sensasi tersendiri akan timbul dari glow stick ini.

Peserta juga tidak perlu terkejut apabila mendengar iringan musik selama berlari. Di sepanjang rute, terdapat panggung hiburan yang akan menyajikan musik-musik seru untuk memberikan semangat selama berlari.

Ada sinar berkilau dari kejauhan yang bukan dari glow stick? Tenang saja. Itu adalah powder glow, bubuk berkilauan yang memang sengaja ditaburkan. Percikan-percikan glow powder ini pastinya akan memberikan pengalaman tersendiri selama menempuh rute lari dalam Kompas Lantern Night Run.

Peserta juga akan mendapatkan jersey Reebok, nomor bib, kupon refreshment, kupon doorprize, dan stiker make a wish. Tak kalah menarik, akan ada doorprize yang menanti usai peserta melintasi garis finis dan menerbangkan lampion. Sementara itu, pada stiker, peserta bisa menuliskan doa dan harapan untuk diletakkan di dalam lampion.

Bila perut keroncongan, dalam Kompas Lantern Night Run terdapat Culinary & Culture Fest. Di dalamnya terdapat beragam jenis sajian makanan khas Indonesia dan sejumlah negara. Sebutlah Jepang, Tiongkok, dan Korea Selatan. Selain mencicipi beragam sajian kuliner, peserta akan belajar tentang budaya. Di dalam Kompas Lantern Night Run juga akan disajikan atraksi atraktif, seperti Barongsai dan Reog. Tompi, DJ Devina, Jflow, dan beragam sajian menarik lainnya juga akan hadir untuk menghibur para peserta.

Tertarik? Anda tidak perlu tunggu lebih lama. Biaya pendaftaran peserta umum Rp 200.000 (jika pelajar/mahasiswa hanya Rp 170.000), pasangan atau 2 orang Rp 340.000, dan berkelompok 4 orang Rp 640.000). Selain itu, Anda bisa mengakses run.print.kompas.com. Dapatkan pengalaman seru dari Kompas Lantern Night Run! [MIL]

Klasikamus

Pace

Sebutan ini menunjukkan ungkapan kecepatan lari seseorang. Biasanya, pace menerangkan durasi waktu untuk mencapai jarak lari tertentu. Misalnya, untuk mencapai jarak 1 kilometer. Pace 3 artinya seseorang membutuhkan waktu 3 menit untuk 1 kilometer.

noted: lari malam bertabur cahaya

foto: shutterstock