“Tubuh sehat adalah rumah indah bagi jiwa.”

Pepatah ini semakin tepat dirasakan banyak orang, terutama dalam beberapa tahun terakhir. Ya, tak dapat disangkal, untuk menghindari paparan polusi dan penyakit, gaya hidup sehat sudah menjadi hal positif yang wajib dijalani. Salah satunya dengan rutin berolahraga.

Layaknya melakukan hobi, berolah fisik perlu diiringi dengan niat dan ketekunan untuk mendapat hasil optimal. Sayangnya, terbatasnya waktu kerap menjadi penghalang masyarakat urban untuk dapat berolahraga secara maksimal.

Kini, ketika teknologi semakin modern sehingga kian memudahkan dan memberikan kenyamanan lebih pada hidup, terciptalah sebuah olahraga baru, bernama Electrical Muscle Stimulation (EMS).  Jenis olahraga baru ini tak hanya menyehatkan, tetapi juga bisa membentuk postur tubuh ideal, cukup dengan melakukan latihan selama 20 menit dalam satu sesi.

Keunggulan

Efektif dan minim cedera. Itulah keunggulan EMS. Menurut para pakar olahraga, hanya dalam 20 menit, latihan sudah berlangsung efektif dan efisien. Pasalnya, ada 38.250 keping kelompok otot dalam tubuh, termasuk otot-otot terdalam, yang akan mengalami kontraksi. Hal itu setara dengan 200 kali lebih latihan olahraga normal atau sama dengan berlatih 1,5–2 jam di pusat kebugaran konvensional.

Otot berkontraksi lebih kuat dan lebih sering. Terlebih lagi, bagian otot terdalam ikut bergerak sehingga menghasilkan koordinasi menyeluruh.

Tak hanya itu. Olahraga ini juga minim cedera karena EMS tidak memakai aktivitas mengangkat beban sama sekali. Simpelnya, cara bekerja EMS adalah dengan menstimulasi otot dengan impuls listrik yang menyerupai beban berat.

Kecanggihan itu tentunya didukung mesin olahraga canggih buatan Jerman, yaitu Miha Bodytec. Namun tahukah Anda, bahwa asal-muasal mesin olahraga EMS sebenarnya berasal dari alat untuk terapi?

Ya, Sebelum mengenal lebih jauh latihan EMS untuk olah tubuh Anda, sebenarnya metode ini telah ada di abad ke-18. Kala itu, Luigi Galvani, ilmuwan Italia membuktikan bahwa sifat listrik yang tepat ternyata mampu mengaktifkan otot. Bergulirnya waktu, metode EMS banyak dikembangkan untuk membantu proses terapi orang cedera.

Pada awal 1900-an, banyak penderita stroke, orang yang mengalami cedera, ataupun pascaoperasi yang memiliki otot mengecil, dipulihkan dengan metode EMS. Barulah pada 1960-an, EMS dipakai untuk pelatihan atlet Uni Soviet, dan diklaim menghasilkan manfaat baru. Berbagai penemuan terus dilakukan hingga akhirnya Miha Bodytec ditemukan pada 2007.

Dalam satu alat tersimpan beragam manfaat. Selain mendukung kesehatan tubuh, membentuk tubuh ideal, dan meningkatkan daya tahan tubuh, EMS dengan pasangannya Miha Bodytec, dapat membantu mengurangi nyeri punggung. Bahkan, untuk Anda yang menginginkan pembentukan otot tubuh, EMS dapat mendukung tujuan itu.

Dilansir dari situs web Miha-bodytec, terdapat hasil studi dari University of Bayreuth, Jerman. Studi itu memaparkan, dari 134 peserta yang sudah menjalani uji coba EMS selama dua kali seminggu, dengan total 12 sesi, sebanyajk 82 persen berkurang nyeri punggung, 30 persen dinyatakan bebas dari rasa nyeri otot. Di sisi lain, kekuatan tubuh meningkat sebanyak 12 persen dan daya tahan tubuh naik sebanyak 69 persen.

Siapa saja yang dapat melakukannya? Ternyata disarankan orang yang dalam kondisi fisik sehat dan sudah berusia di atas 17 tahun yang dapat melakukannya. Orang-orang dengan kondisi fisik tertentu seperti sedang hamil, penyandang diabetes, pasien penyakit jantung, dan memiliki tumor tidak disarankan untuk mencobanya.

Cara kerja olahraga EMS dengan mengandalkan sistem listrik dalam tubuh manusia. Tak perlu takut tersetrum karena impuls listrik rendah yang dihantarkan mesin EMS disamakan dengan listrik tubuh manusia, yaitu sebesar 80 hertz.

Tertarik melakukannya? Awali dengan melakukan 2–3 sesi selama seminggu di pusat kebugaran EMS disertai instruktur berpengalaman untuk merasakan manfaat EMS. Lanjutkan secara rutin diiringi pola makan bernutrisi seimbang. Sehat kini jadi kenyataan. [AJG]

 

Klasikamus:

Electrical Muscle Stimulation (EMS) merupakan jenis olahraga berintensitas tinggi dengan teknologi yang mampu mengirimkan impuls arus listrik berdaya rendah untuk mengendalikan gerakan otot tubuh.

Galeri

noted: ems, olahraga efektif dalam 20 menit

foto: shutterstock