Life begins at forty. Ungkapan ini populer pertama kali sekitar abad pertengahan. Penyebabnya, harapan hidup pada masa itu sangat rendah, rata-rata usia orang dewasa hanya sekitar 25 tahun. Ungkapan ini kembali terangkat pada 1932 ketika psikolog Amerika Serikat Walter Pitkin menerbitkan buku berjudul Life Begins at Forty. Hingga kini, ungkapan ini masih sering terdengar.

Sebagian perempuan menganggap usia 40 tahun sebagai momok. Proses penuaan kerap dipandang dapat mengurangi daya tarik penampilan. Padahal, jika perawatan kulit wajah dan tubuh maksimal, seorang perempuan bisa tampil menarik pada usia 40-an. Masihlah pantas bila kita menyebut life begins at 40, hidup yang sebenarnya dimulai pada usia 40 tahun.

 

Proses alami

Memasuki usia 40 tahun, akan terjadi sejumlah perubahan alami pada kondisi kulit. Hormon perempuan, yaitu estrogen dan progesteron, kinerjanya akan semakin lambat. Kolagen yang menjaga elastisitas kulit akan berkurang. Produksi minyak alami akan semakin sedikit sehingga kulit akan terasa semakin kering.

Kondisi kulit yang kering ini membuat keriput dan garis-garis halus pada wajah menjadi lebih cepat timbul. Tingkat kekencangan juga kulit berkurang dan kulit rentan mengalami hiperpigmentasi. Efeknya, selain lebih mudah berkeriput, warna kulit akan tidak merata dan cenderung lebih sensitif. Proses regenerasi sel kulit yang melambat juga bisa membuat kulit terlihat lebih kusam.

Bila perawatan kulit terabaikan, masalah kulit lainnya bisa bermunculan. Di antaranya, pori-pori membesar akibat penyumbatan kotoran pada permukaan kulit wajah, flek hitam, dan kulit tidak terlihat bersinar. Untuk itulah, memasuki usia 40 tahun, Anda perlu lebih menyayangi kulit.

 

Rutin

Asmaria (42), karyawan swasta asal Jakarta, mengaku sedikit menyesal karena terlambat mengaplikasikan tabir surya (sunblock atau sunscreen). Akibatnya, flek hitam muncul di beberapa bagian wajahnya. Namun, ia merasa bersyukur, dalam usianya saat ini, kulit wajahnya terbilang masih segar dan kencang.

Pemakaian tabir surya menjadi hal yang semakin penting ketika usia memasuki 40 tahun. Karena kulit lebih sensitif dan kondisi kulit lebih rentan mengalami flek hitam, perlindungan ekstra tabir surya pun tidak bisa diabaikan. Asmaria mengaku kini lebih sering mengaplikasikan tabir surya untuk menjaga agar flek hitam tidak bertambah.

Aktivitas membersihkan wajah juga perlu dilakukan setiap hari. Asmaria mengaku membersihkan wajah setiap bangun tidur dan sebelum tidur. Sementara itu, Suharyati (45), karyawan swasta di Jakarta, mengaku membersihkan wajah dengan susu pembersih (cleansing milk), penyegar (toner), baru dilanjutkan dengan mencuci muka dengan sabun pembersih khusus wajah.

Karena kondisi kulit cenderung semakin kering pada usia 40-an, pemakaian pelembab atau moisturizer juga tidak kalah penting. Suharyati mengungkapkan jika ia selalu menggunakan pelembab, selain essence setiap hari. Namun, lain lagi dengan Asmaria yang mempunyai kulit yang cenderung mudah berminyak.

“Saya tidak menggunakan pelembab khusus karena wajah saya masih kencang bahkan cenderung berminyak. Katanya kalau wajah yang cenderung berminyak, biasanya lebih awet muda. Saya setiap pagi hanya pakai serum, BB cream, dan sunblock. Pakai BB cream karena di dalamnya sudah ada kandungan pelembab juga,” kata Asmaria.

Seperti usia 30-an, pemakaian krim mata (eye cream) dan krim malam (night cream) untuk usia 40-an tetap diperlukan. Krim ini akan membantu mencegah keriput dan garis halus bertambah, sekaligus membantu mengencangkan kulit. Perawatan masker dan peeling juga dapat membantu meningkatkan kekencangan kulit dan membuat kulit lebih halus dan kenyal. Suharyati juga melakukan perawatan khusus seperti peeling dan masker wajah paling tidak seminggu sekali.

Ada baiknya gunakan produk yang mengandung kolagen yang berfungsi untuk membantu elastisitas dan kesegaran kulit. Di pasaran kini telah ditemukan banyak produk perawatan wajah yang mengandung kolagen. Jenis produk yang mengandung kolagen terdiri atas kolagen yang diaplikasikan langsung ke kulit dan dalam bentuk minuman. Namun, ada baiknya asupan kolagen juga dibarengi dengan asupan vitamin C agar penyerapan kolagen di dalam tubuh menjadi lebih baik. [*/MIL]

noted: Cantik dan Segar di Usia 40-an