Kini, membeli barang secara dalam jaringan (daring/online) menjadi salah satu tren berbelanja. Maklum saja, cara berbelanja yang praktis ini menjadi solusi para eksekutif muda yang sibuk. Bahkan, terkadang juga potongan harga yang diberikan lumayan besar sehingga Anda tidak hanya akan hemat waktu, tetapi juga pengeluaran.

Oleh karena itu, banyak orang yang melihat hal ini sebagai peluang serta kemudian terjun sebagai penjual barang secara daring. Mereka yang berjualan secara daring pun banyak mendapatkan keuntungan karena tidak memerlukan toko atau tempat berjualan secara khusus. Waktu kerja pun cenderung lebih fleksibel jika dibandingkan mereka yang bekerja kantoran.

Namun, untuk menjadikan usaha berjualan secara daring ini sukses, diperlukan beberapa tips dan trik. Maklum saja, walaupun dilakukan secara daring, usaha ini tetap membutuhkan suatu bentuk promosi yang tepat agar calon pembeli lebih mengenal dan merasa yakin berbisnis dengan Anda.

Langkah pertama tentu saja memperkenalkan usaha tersebut pada teman dan kerabat terdekat. Jika barang yang dijual lebih cocok digunakan pekerja kantoran atau ibu rumah tangga, tentu saja Anda sudah tahu akan memperkenalkannya pada siapa dan segmen yang mana.

Pastikan juga barang tersebut akan berguna bagi mereka, karena dengan begitu akan lebih mudah bagi Anda dalam memperkenalkan produk tersebut. Jika mereka puas setelah menjajal produk yang dijajakan, jangan sungkan untuk meminta testimoni terhadap produk tersebut. Bila perlu, Anda sertai foto untuk lebih meyakinkan calon pembeli lainnya.

Selain berpromosi lewat teman, tidak ada salahnya Anda membagikan brosur atau selebaran saat berada di mal atau pusat keramaian. Tanpa disadari, upaya ini memberikan peluang yang cukup besar bagi usaha Anda. Yang jelas, brosur atau selebaran tersebut haruslah informatif dan memudahkan siapa pun yang membacanya merasa mudah untuk menghubungi Anda.

Jika ingin lebih informatif, Anda bisa mencoba berpromosi di marketplace gratis sebagai salah satu media promosi. Yang jelas, pastikan Anda mendeskripsikan produk dengan menyertai foto, profil usaha, alamat dan kontak usaha, berikut cara pemesanan, pembayaran, dan testimoni.

Jangan Anda sepelekan kekuatan media sosial sebagai media promosi. Terlebih lagi media sosial juga berfungsi sebagai perantara penjalin kekerabatan emosional antara penjual dan calon pembeli. Facebook, Instagram, dan Twitter bisa diandalkan untuk mempromosikan produk atau jasa yang Anda tawarkan.

Selain media sosial, lakukan juga promosi menggunakan situs web atau blog untuk memudahkan orang mengakses dan memuaskan keingintahuan mereka akan produk atau jasa yang Anda tawarkan. Terlebih lagi, berpromosi melalui situs web atau blog akan membuat cakupan pelanggan lebih luas dan jualan Anda terlihat profesional.

Jika waktu memungkinkan, sesekali Anda bisa melakukan promosi melalui pameran atau bazar. Pada saat berpartisipasi dalam bazar, pastikan Anda memiliki cukup banyak kartu nama dan brosur untuk dibagikan pada para pengunjung. Bila perlu, lakukanlah juga promosi melalui media cetak maupun online yang terkemuka dan tepercaya untuk mendapatkan poin lebih. Dengan menjalani beberapa tips di atas, niscaya usaha online Anda akan berjalan lancar. [AYA]

 

Klasikamus:

Perdagangan elektronik (electronic commerce) biasa disebut juga e-commerce adalah penyebaran, pembelian, penjualan, atau pemasaran barang dan jasa melalui system elektronik seperti internet, televisi, atau jaringan computer lainnya. E-commerce dapat melibatkan transfer dana elektronik, pertukaran data elektronik, sistem manajemen inventori otomatis, dan sistem pengumpulan data otomatis.