Rusia dapat menjadi destinasi oke untuk menikmati sisi lain Eropa. Negara terluas di dunia ini menjadi perbatasan Eropa dan Asia, juga berada di antara Samudra Pasifik dan Arktik.

Lanskapnya terentang dari tundra, hutan-hutan, sampai pantai-pantai subtropis. Kota-kotanya merekam sejarah yang panjang. Kita juga bisa membacanya dari setiap bangunannya, yang berdiri dengan arsitektur yang khas. Keseniannya, terutama balet, terkenal di seantero dunia dan menjadi kiblat bagi para pembelajar tari ini.

Irkutsk

Sisi Lain Eropa - Kota Irkutsk
Foto-foto : Shutterstock

Pada akhir 2019 atau awal tahun depan, kita bisa menikmati musim dingin di sana. Kota Irkutsk dapat menjadi tujuan pertama. Dikenal sebagai “Paris of Siberia”, Irkutsk merupakan kota yang padat. Kota ini memeram museum, teater, rumah kayu dengan ukiran yang rumit, dan gereja-gereja bersejarah.

Ada beberapa museum di Irkutsk yang patut dikunjungi, antara lain kota tua, museum geologi, dan museum sejarah kota. Di kota tuanya, kita bisa menjumpai deretan bangunan permukiman, lajur pejalan kaki, dan kafe yang dibangun pada abad ke-19. Selain bernostalgia, turis dapat merasakan atmosfer romantis kota tua ini.

Danau Baikal

Sisi Lain Eropa

Irkutsk juga menyimpan episode sejarah tempat pengasingan bagi para intelektual dan seniman. Yang paling terkenal di sini adalah danau air tawar terbesar, tertua, dan terdalam di dunia, Danau Baikal. Pada 1996, UNESCO telah mengakui danau ini sebagai salah satu situs warisan dunia.

Menurut para ilmuwan, Danau Baikal diperkirakan sudah berusia 20–30 juta tahun. Danau ini menjadi rumah bagi 1.700-1.800 spesies tanaman dan hewan endemis. Sejumlah sumber menyebutkan, Baikal berisi sekitar 23 ribu kilometer kubik air dan menampung 20 persen air tawar di dunia karena kedalamannya. Dasar terdangkal dari danau ini 1.219 meter dan yang terdalam mencapai 1.632 meter di bawah permukaan laut. Sementara itu, rata-rata kedalamannya 744 meter.

Danau Baikal memiliki luas permukaan mencapai 31.722 kilometer persegi, dengan rentang terpanjang 640 kilometer dan lebar terpanjang 79,5 kilometer. Lokasi danau ini berada di selatan-tengah Rusia, yang berdekatan dengan Mongolia. Danau ini sangat indah sehingga warga Rusia sering menyebutnya sebagai Laut Suci.

Di Danau Baikal terdapat satu-satunya pulau yang dihuni warga, yakni Pulau Olkhon. Pulau ini juga menjadi yang terbesar di sana. Dalam bahasa Buryatia, olkhon berarti kering. Nama ini konon dipilih karena pulau ini memiliki persediaan air tawar yang sangat terbatas. Pulau ini bahkan tak memiliki sungai.

Kita bisa berkendara dengan menggunakan mobil UAZ di atas permukaan es yang membeku dan berorientasi dengan mengunjungi bagian paling utara dari Pulau Olkhon yang bernama Khoboy Cape. Tempat ini merupakan pertemuan antara bagian danau kecil dan besar. Di sini, kita bisa menyaksikan pemandangan yang sangat indah, lalu mengunjungi Ice Grottoes dan Shaman Rock yang merupakan tempat suci bagi para Shamans.

Listvyanka

Destinasi berikutnya yang dekat dengan Danau Baikal adalah Kota Listvyanka. Kota ini dijuluki sebagai “Pintu Gerbang Baikal”. Listvyanka punya pasar tradisional terbuka yang cukup ramai. Pasar ini menawarkan teh, cendera mata, rempah-rempah segar dan kering, serta ikan omul khas Baikal yang terkenal. Jalan-jalan ke sini memang wajib menyantap ikan omul di pesisir Baikal.

Semua perjalanan yang menghibur sekaligus memperkaya pengalaman itu bisa Anda lakukan bersama dengan ATS Vacations. Partner yang membuat vakansi terasa lebih mudah dan berkesan. [*]

Artikel ini terbit di Harian Kompas edisi 1 Agustus 2019.

Tyas Ing Kalbu
penulis yang disayang Tuhan

Leave a Response