Apa jadinya jika menjadi makhluk yang paling kuat di jagat raya? Apakah membahagiakan atau malah sebaliknya?

Kehidupan Jean Grey seketika berubah ketika pada 1975 sebuah kecelakaan lalu lintas merenggut nyawa orangtuanya. Namun, harapan muncul dengan kehadiran Prof Charles Xavier yang menawarkan Jean untuk bergabung di sekolah yang dipimpinnya bagi anak-anak yang memiliki kekuatan khusus.

Semula Jean ragu karena ia punya kecenderungan untuk selalu merusak. Namun, Prof Xavier meyakinkannya dan berjanji tak akan pernah meninggalkannya. Maka, Jean pun bergabung.

Pada 1992, Prof Xavier mendapat panggilan permohonan bantuan untuk menyelamatkan pesawat ulang-alik Endeavour yang mengalami gangguan di luar angkasa. Prof Xavier segera menugaskan tim X-Men di bawah pimpinan Raven (Jennifer Lawrence) untuk melakukan misi penyelamatan. Turut bergabung dalam tim antara lain Jean (Sophie Turner), Hank (Nicholas Hoult), Scott (Tye Sheridan), dan Kurt (Kodi Smit-McPhee).

Jean mengalami kejadian tak terduga yang membuat rekan-rekannya mengira ia telah tewas. Namun, mereka sukses menjalankan misinya dan berhasil kembali dengan selamat ke Bumi.

Tanpa disadari, akibat kejadian tersebut, Jean memiliki kekuatan dahsyat tak terduga. Bahkan, rahasia masa lalunya pun terbongkar.

Sementara itu, di tempat lain, sekelompok alien di bawah pimpinan Vuk (Jessica Chastain) menelusuri jejak kekuatan kosmis yang diduga tiba di Bumi. Vuk ingin memanfaatkan kekuatan tersebut untuk menguasai semesta.

Bagaimana nasib Jean selanjutnya? Apakah dia mampu menguasai kekuatan yang dimilikinya dan menggunakannya untuk semestinya? Apa pula hubungannya dengan Vuk?

Sekuel terbaru dari seri X-Men yang telah bertahan hampir dua dekade ini menarik untuk ditunggu. Nasib tim X-Men ditentukan karena mereka berhadapan dengan salah satu kekuatan terbesar di alam semesta.


Baca juga : Review Film Long Shot (2019) : Kisah Cinta di Gelangggang Kekuasaan

Kurang antusias

Film yang baru Jumat (14/6/2019) ini diputar perdana di Tanah Air ternyata telah mengundang banyak reaksi dari para pencinta kisah legendaris Marvel ini. Namun, berbeda dengan yang sudah-sudah, respons penggemar cenderung kurang antusias kalau tidak mau disebut negatif.

Padahal, menilik nama-nama yang terlibat, mestinya film ini cukup menjanjikan. Apalagi, berkisah tentang salah satu mutan terkuat yang tergabung di X-Men. Sayangnya, sutradara Simon Kinberg tidak mampu mengangkat Dark Phoenix untuk memenuhi harapan penggemarnya.

Kalau menilik filmnya, semua elemen pendukung sebenarnya sudah ada di dalamnya. Mulai dari karakter pahlawan super dengan kekuatan dahsyat, kostum dan berbagai efek khusus khas X-Men, juga adegan laga yang menantang. Hanya saja, memang tidak ada yang terlalu menonjol. Semua biasa-biasa saja, seperti halnya kisah-kisah pahlawan super lainnya.

Foto-foto: Dokumen Walt Disney Studios Motion Pictures

Penonton dan penggemar X-Men boleh berbeda pendapat menanggapi sekuel terbaru ini. Namun, faktanya, baru kali ini film X-Men gagal memuncaki daftar film laris (box office). Dark Phoenix hanya mampu menggapai posisi kedua di bawah The Secret Life of Pets 2.

Jika Anda tidak memiliki pilihan lain untuk ditonton, Dark Phoenix bolehlah dijajal. Hanya saja, jangan berharap terlalu banyak. Dan, seperti diungkapkan sejumlah komentator, jangan berharap pula film ini akan membekaskan kesan mendalam atau melekat dalam ingatan untuk waktu yang lama. Jadi, cukup nikmati saja apa adanya.

Sutradara:
Simon Kinberg

Skenario:
Simon Kinberg

Pemain:
James McAvoy, Michael Fassbender, Jennifer Lawrence, Nicholas Hoult, Sophie Turner, Tye Sheridan, Alexandra Shipp, Jessica Chastain

Rilisan:
AS

Tayang perdana:
14 Juni 2019