Keinginan untuk membaca buku kerap terhambat beragam distraksi, seperti gawai atau rutinitas sehari-hari. Kalau kamu memang ingin membaca lebih banyak buku, ada beberapa cara yang bisa dilakukan.

Mereka yang suka membaca buku tahu betul keasyikan menemukan kalimat menarik, mengikuti jalannya cerita, atau mengetahui informasi baru. Namun, bahkan ketika sudah gemar membaca pun, terkadang kita susah berkomitmen atau meluangkan waktu. Beberapa aktivitas lain bahkan mungkin terasa lebih menarik. Menonton film, bermain gim, memantau media sosial, dan sebagainya.

Bagi mereka yang kurang suka membaca tetapi ingin mencoba memulai, membentuk kebiasaan ini bahkan lebih menantang. Nah, baik bagi kamu yang merasa kesulitan meluangkan waktu atau baru mencoba menyukai kegiatan membaca, beberapa cara ini bisa membantu.

1. Pilih buku yang kamu sukai

rak buku

Memaksakan diri untuk membaca sesuatu yang tidak kamu nikmati tak akan berkontribusi terhadap terbentuknya kebiasaan membaca. Salah satu kunci menikmati membaca adalah antusiasmemu.

Pilih dari genre yang kamu suka, dari penulis favoritmu, atau penulis yang disenangi penulis favoritmu (biasanya ini juga akan cocok dengan seleramu). Apabila kamu belum tahu genre, cara bertutur, atau penulis yang kamu sukai, cari pratinjau dari beberapa buku, pilih yang dapat kamu nikmati, dan bacalah versi lengkapnya.

2. Letakkan ponselmu, ambil bukumu

Kalau ponsel adalah distraksi terbesarmu lantaran kamu bisa sewaktu-waktu membuka ragam pilihan aplikasi atau media sosial, letakkan dulu ponselmu di ruangan lain atau di dalam tas. Lalu ambil bukumu (jika itu buku fisik) dan bacalah di tempat yang berjarak dari ponsel sehingga kamu tidak bisa menjangkaunya begitu saja. Dengan begitu, kamu tidak akan tergoda untuk iseng melihat-lihat sesuatu yang kurang perlu atau setiap saat mengecek notifikasi.

3. Pasang aplikasi membaca buku di gawai

gawai dan buku

Tentu, gawai tidak selalu menjadi “musuh” buku. Selain bisa menjadi distraksi, ponsel atau gawai potensial untuk memudahkan kita menyimpan dan membaca buku elektronik dengan lebih praktis. Kita bisa menyimpan buku berformat PDF atau mengunduh buku lewat beragam aplikasi.

Kalau kamu termasuk orang dengan mobilitas tinggi atau merasa lebih praktis membaca buku digital, pasanglah beberapa aplikasi untuk membaca buku di gawai. Ada Goodreads, Amazon Kindle App, Google Play Book, Apple Books, Scribd, iPusnas yang disediakan Perpustakaan Nasional Indonesia, dan sebagainya.

Ketika membaca buku di gawai, kalau notifikasi atau aplikasi lain berpotensi mengganggu konsentrasimu, unduhlah buku agar bisa dibaca secara luring. Lalu matikan sejenak data internet untuk aplikasi-aplikasi yang tidak esensial agar waktu membacamu berkualitas.

4. Dengarkan buku

Nah, gawai juga memberikan kita fleksibilitas untuk mendengarkan buku. Ada banyak buku audio yang bisa diakses atau fitur sreen reader yang bisa membunyikan kalimat-kalimat dalam buku. Kemudahan mendengarkan buku ini juga amat berguna untuk kamu yang punya mobilitas tinggi, tetapi tak ingin waktu di jalan jadi sia-sia.

Kamu bisa mendengarkan buku dalam perjalanan atau ketika mengantre. Selain itu, ini dapat meringankan kerja mata yang mungkin sudah terlalu lelah melihat layar atau membaca tulisan yang kecil ukurannya.

5. Bacalah lebih dari satu buku pada waktu bersamaan

Cara ini bisa efektif pada sebagian orang dan mungkin tidak pada orang yang lain. Namun, beberapa orang mungkin dapat mengalami kejenuhan berkutat pada satu buku yang sama untuk satu periode waktu tertentu, terutama jika bukunya tebal dan membutuhkan waktu lama untuk diselesaikan.

Punya buku lain yang menarik untukmu dapat membuatmu tetap membaca jika jenuh pada buku yang satu. Kamu bisa misalnya memilih dari genre atau jenis yang berbeda. Sastra dan pengetahuan populer, komik dan novel misteri, buku esai dan kumpulan cerpen, dan lain-lain.

6. Jadwalkan

Beberapa orang mungkin butuh mengeset jadwal untuk membaca agar bisa menjadikannya kebiasaan. Banyak orang membaca sekitar 20 menit sebelum tidur, misalnya. Bisa juga 15 menit sebelum sarapan. Mana saja yang cocok dengan kebiasaan harianmu.

7. Tentukan target

Perasaan bisa mencapai sesuatu itu menyenangkan. Begitu pula jika berhasil mendorong diri sendiri menggenapi target membaca yang telah kita tentukan. Oleh karena itu, untuk memotivasi diri bolehlah kamu membuat target yang rasional dengan kecepatan membaca dan waktu yang kamu punya. Misalnya, satu bulan satu buku. Kalau sudah berhasil menepatinya, kamu bisa juga menaikkan targetmu.