Banyak peneliti yang tak menyana, ikan-ikan purba yang dianggap telah punah, secara tak sengaja ditemukan kembali. Bahkan, dalam keadaan hidup, segar-bugar.

“Fosil hidup” itu diyakini tinggal di laut-laut yang amat dalam, yang tak terpapar cahaya matahari. Namun, ada juga yang hidup di air tawar. Berikut ini, beberapa ikan zaman prasejarah yang diyakini masih hidup, disarikan dari beberapa sumber.

Coelacanth

Coelacanth menjadi yang paling populer dari daftar ikan purba yang masih hidup. Ilmuwan sempat menyimpulkan, ikan ini sudah punah pada era Cretaceous, bersama dengan dinosaurus. Namun, pada 1938, sebuah bukti hidup tertangkap di perairan Afrika Selatan. Bahkan, pada 1999, ikan ini terlihat hidup di perairan Indonesia. Coelacanth adalah predator yang bisa mencapai panjang dua meter.

 Sawfish

Ikan ini berpenampilan seperti hiu, tetapi dengan bentuk mulut seperti gergaji. Menyeramkan. Meski demikian, ikan ini adalah anggota dari ras ikan pari. Sawfish juga diprediksi punah pada periode Cretaceous. Ikan ini hidup di laut amat dalam dan bisa tumbuh hingga tujuh meter. Sawfish memiliki sirip depan yang sejajar dengan bagian bawahnya. Ikan prasejarah ini diyakini masih hidup.

 Alligator gar

ikan alligator gar

Penampilan ikan ini tak kalah sangar dari binatang purba lainnya, mirip buaya dengan rahang yang panjang. Predator bersisik tebal ini menjadi ikan air tawar terbesar di Amerika Utara. Alligator gar juga ditemukan di sungai-sungai besar di AS bagian selatan, utara, dan timur Meksiko. Ikan ini panjangnya bisa mencapai 4 meter dengan bobot hingga 200 kilogram. Selain memangsa penghuni sungai, alligator gar juga dinyatakan berbahaya terhadap manusia.

 Hagfish

ikan hag fish

Para peneliti meyakini hagfish telah ada di bumi lebih dari 300 juta tahun. Ikan yang bentuknya lebih mirip belut ini hidup di laut dalam. Karena berlendir, ikan ini acap disebut belut lendir. Hagfish memiliki banyak keunikan, misalnya memiliki tengkorak tetapi tak bertulang belakang. Mereka juga memiliki dua otak. Makanannya adalah bangkai ikan yang tersisa di dasar laut.

 Frilled shark

ikan frilled shark

Ini merupakan hiu primitif warisan periode Cretaceous. Hiu ini berjumbai dan dapat tumbuh hingga dua meter. Frilled shark hidup di laut dalam dengan memangsa cumi-cumi. Meski tampak galak, dikabarkan ikan ini tak berbahaya bagi manusia.

 Sturgeon

ikan sturgeon

Kaviar (telur ikan) banyak dihasilkan ikan ini. Sturgeon saat ini sungguh-sungguh terancam punah akibat perburuan yang kelewat batas. Spesies sturgeon terbesar tumbuh hingga enam meter atau setara dengan hiu putih. Makanan utamanya binatang laut kecil.[