Selain alat transportasi yang praktis dan hemat bahan bakar, sepeda motor bisa dijadikan “pelampiasan” hobi seseorang atau dijadikan cerminan atas gaya sang pemilik. Tak heran jika bengkel modifikasi sepeda motor tak pernah sepi pengunjung.

Memodifikasi sepeda motor dapat dijadikan langkah tepat untuk menghindari rasa bosan si pemilik. Tak hanya itu, bagi yang gemar ngoprek, mengubah kendaraan pribadi menjadi tidak standar tentu memberikan keasyikan tersendiri.

Terkait modifikasi kendaraan, bila digolongkan, terdapat berbagai kategori/jenis. Di antaranya, modifikasi untuk kebutuhan penggunaan rutin atau harian. Bisa juga modifikasi untuk keperluan balapan yang mensyaratkan beberapa hal. Ada juga modifikasi yang dilakukan guna mengikuti sebuah kontes. Tentu, semua itu memiliki karakteristik berbada, baik pengerjaan, konsep, maupun biaya yang dibutuhkan.

Untuk modifikasi sepeda motor, bila kendaraan ini digunakan sehari-hari, biasanya tidak terlalu banyak yang diubah. Hanya beberapa bagian yang diganti mengikuti tren atau karakter si pemilik.

Biasanya yang diubah adalah ukuran ban, yakni dengan menggantinya dengan ukuran lebih besar. Untuk sepeda motor dengan velg jari-jari, modifikasi dilakukan dengan mengganti komponen tersebut dengan velg jenis racing.

Begitu pula sistem pengereman. Biasanya pemilik sepeda motor menginginkan agar rem belakang dan depan diganti menggunakan model cakram atau disc brake agar lebih aman dan nyaman. Saluran pembuangan/knalpot, lampu, dan pijakan kaki/foot step juga sering dilakukan penggantian agar tampil beda.

 Pada bagian bodi kendaraan biasanya diberi sedikit sentuhan dengan menggunakan striping sesuai tema yang hendak dihadirkan. Jok juga memiliki andil tersendiri dalam menampilkan kesan berbeda pada kendaraan.

Biasanya pemilik sepeda motor memodifikasi jok dengan mengganti atau melapisi dengan pelapis merek ternama yang telah teruji ketangguhannya. Kini, terdapat pelapis jok sintetis yang dikhususkan untuk penggunaan sepeda motor. Coraknya pun beragam sehingga mudah untuk dipadupadankan sesuai dengan karakter pemilik si kuda besi.

Bagaimana dengan modifikasi untuk kebutuhan kontes? Modifikasi jenis ini berbeda dengan modifikasi yang dijelaskan sebelumnya. Untuk sepeda motor yang ingin mengikuti kontes, biasanya modifikasi lebih mengarah kepada kekuatan konsep. Dibutuhkan imajinasi kuat agar kendaraan roda dua tersebut tak hanya tampil memukau, tetapi juga “tidak biasa”.

Sementara itu, modifikasi untuk keperluan balapan biasanya lebih menitikberatkan kepada sisi performa mesin. Mekanik biasanya membongkar dapur pacu dan sistem pengapian agar tenaga yang dikeluarkan semakin maksimal dan siap berkompetisi dengan pebalap lain.

Bagaimana dengan Anda? Pertimbangkan dengan cermat agar dana yang dikeluarkan sesuai dengan hasil yang Anda dapat. [BYU]

Foto Shutterstock.com

Artikel ini terbit di Harian Kompas edisi 16 September 2017