Dibangun pada 1965, Sirkuit Bugatti Le Mans merupakan salah satu arena tertua yang menjadi penyelenggara tetap balap MotoGP. Namun, Sirkuit Bugatti Le Mans juga beberapa kali absen dari daftar penyelenggara MotoGP. Di antaranya, pada 1995 hingga 2000, seri balap Perancis yang dipindahkan ke Sirkuit Paul Ricard karena kecelakaan mengerikan yang dialami Alberto Puig di Sirkuit Le Mans pada 1995.

Berikut ini, fakta-fakta menarik seputar Sirkuit Bugatti Le Mans yang juga menarik disimak.

4,2 kilometer

Dibangun pada 1965 dan baru digunakan untuk balapan pada 1969, Sirkuit Bugatti Le Mans dapat menampung sekitar 100.000 penonton pada kondisi normal. Dengan jarak 4,2 kilometer, sirkuit ini memiliki lebar 13 meter dengan 9 tikungan kanan dan 5 tikungan kiri. Sirkuit Bugatti Le Mans mempunyai lintasan lurus sepanjang 674 meter.

Balap truk 24 jam

Selain MotoGP, Sirkuit Bugatti Le Mans juga kerap menjadi arena balap truk 24 jam. Balapan truk yang digelar sejak 1981 tersebut menyelenggarakan tiga kejuaraan besar, yaitu Lotus Cup Europe, FIA European Truck Racing Championship, dan French Truck Racing Cup.

Rekor pebalap MotoGP di Sirkuit Bugatti Le Mans

Hingga 2020, hanya ada satu pebalap berkebangsaan Perancis yang berhasil menjuarai kelas tertinggi MotoGP di seri balap Perancis. Terakhir, Pierre Monneret berhasil menduduki podium pertama seri balap Perancis pada 1954. Namun, pebalap Perancis yang masih aktif hingga saat ini, Johann Zarco, hingga balapan 2020, masih memegang rekor all time lap record dan best pole yang dibuatnya pada 2018 di Sirkuit Bugatti Le Mans. Rekor kemenangan di Sirkuit Bugatti Le Mans masih dipegang Jorge Lorenzo dengan 5 kali podium pertama, Marc Marquez 3 kali podium pertama, dan Danilo Petrucci dengan 1 kali podium pertama. Marc Marques juga memegang rekor untuk pebalap yang memulai balapan di urutan terdepan dengan 4 kali pole position.

 

Fakta-fakta Menarik Sirkuit Bugatti Le Mans