Hari masih pagi.  Zidan siswa kelas 4 SD ini sedang belajar di rumahnya di Kabupaten Malang, Jawa Timur. Zidan belajar di rumah, karena pandemi Covid-19.

Setelah pembelajaran sekolahnya secara daring usai, Zidan lalu diajak ayahnya ke rumah Pak Jordi, teman ayah, untuk  belajar menanam sayur dan buah.

Tibalah Zidan dan ayah di rumah Pak Jordi. Sebuah rumah yang tidak terlalu besar, juga tidak terlalu kecil. Namun halamannya luas dan sejuk, penuh pemandangan tanaman sayur dan buah, baik di halaman depan, samping dan belakang.

Ada tanaman wortel, seledri, sawi, mentimun dan bawang.  Ada juga tanaman buah-buahan seperti jambu biji, jambu air, sawo, pepaya dan pisang. Di belakang rumah Pak Jordi juga ada tanaman ubi kayu dan ketela rambat.

Pada tahap awal, Pak Jordi mengajari  Zidan dan ayahnya menanam tanaman sawi dan kangkung. Menurut pak Jordi, jika kita menanam sayur di rumah, maka akan bisa membantu secara ekonomi. Selain bisa dikonsumsi sendiri untuk memenuhi gizi, bisa juga dijual di pasar.

Zidan dan ayahnya tampak serius memperhatikan Pak Jordi yang sedang menyiapkan tanah dalam kantong plastik, atau pot dari kaleng bekas. Pak Jordi lalu mengisi tanah yang sudah dicampur dengan pupuk kandang yang sudah kering dan halus. Kemudian disiram air, lalu ditaburkan benih sawi.

Nantinya setelah sawi tumbuh, akan di pindahkan ke media tanam kantong plastik yang lain, agar bisa tumbuh subur. Di rumah Pak Jordi ada tanaman sawi yang baru ditabur, ada yang sudah tumbuh beberapa senti meter, dan ada yang sudah siap panen.

Selanjutnya Zidan dan ayahnya diajari Pak Jordi menanam kangkung. Kangkung yang ditanam ini adalah kangkung biji. Cara menabur benihnya di tanah harus diberi jarak. Karena kangkung nanti akan dibiarkan tumbuh sampai siap panen.

Untuk tanaman buah, Pak Jordi mengajari Zidan dan ayahnya cara mencangkok buah jambu air. Mula-mula ranting jambu yang dianggap bagus untuk dicangkok, dihilangkan kulitnya sekitar sepanjang kurang lebih 3 cm. Setelah dikerik, lalu diberi vitamin atau diolesi bawang merah. Lalu ditutup dengan media cangkok dan dibalut dengan plastik atau sabut kelapa.

Zidan merasa senang sekali setelah selesai belajar menanam di rumah Pak Jordi bersama ayahnya.

Zidan membayangkan, ia nantinya bisa memanfaatkan waktunya di rumah untuk menanam tanaman sayur dan buah bersama ayahnya.  Jadinya ia tidak perlu merasa bosan berada di rumah selama pandemi dan bisa mengisi waktunya dengan kegiatan produktif.

Zidan dan ayahnya lalu pamit ke Pak Jordi. Zidan merasa bahagia, selain mendapat ilmu, ia dan ayahnya juga diberikan oleh-oleh sayur mayur dan buah jambu dari Pak Jordi. Sungguh pengalaman berkesan hari ini bagi Zidan.*

logo baru nusantara bertutur

Oleh Tim Nusantara Bertutur
Penulis: Riami
Pendongeng: Kang Acep (Youtube: Acep Yonny)
Ilustrasi: Regina Primalita