Selama pandemi Covid-19, stok darah di Palang Merah Indonesia (PMI) menipis. Masyarakat didorong untuk mendermakan darahnya. Namun, kadang kita ragu, amankah menjadi donor darah pada masa pandemi ini?

Patut diketahui, penurunan stok darah di PMI selama pandemi sebesar rata-rata 30–50 persen. Ini jumlah yang signifikan, apalagi mengingat kegiatan transfusi darah terus berlangsung. Darah ini diperlukan misalnya oleh orang-orang yang mengalami berbagai penyakit, orang yang kecelakaan, pasien yang menjalani operasi besar, atau perempuan pasca-melahirkan.

Pandemi memang membuat orang lebih waspada untuk keluar rumah, apalagi jika harus berinteraksi dengan banyak orang lain. Dalam hal mendonorkan darah, kekhawatiran mungkin ditambah lagi karena harus kontak fisik dengan alat-alat medis yang digunakan untuk mengecek kelayakan donor atau mengambil darah.

Meski begitu, sebenarnya kita tak perlu cemas berlebih. Kegiatan menyumbangkan darah dipastikan dilakukan dengan aman. PMI telah menerapkan protokol yang ketat pula bagi donor, baik di dalam maupun di luar Unit Donor Darah (UDD) PMI, yaitu sebagai berikut.

  • Mengenakan masker.
  • Menjalani pengecekan suhu tubuh terlebih dulu.
  • Mencuci tangan dengan benar menggunakan sabun dan air mengalir.
  • Menjalani pengecekan kadar hemoglobin (Hb) dan tekanan darah.
  • Menerapkan jaga jarak fisik sepanjang proses pendermaan darah.

Untuk memastikan lagi keamanannya, selama pandemi, donor yang menunjukkan risiko terinfeksi Covid-19 tidak boleh menyumbangkan darah atau bahkan sekadar mendatangi lokasi kegiatan donor darah.

Risiko tinggi ini terdapat pada orang yang menunjukkan gejala yang mengarah pada infeksi Covid-19, seperti mengalami demam, tidak enak badan, mengalami batuk, pilek, atau sulit bernapas. Mereka yang memiliki riwayat kontak dekat dalam 14 hari terakhir dengan orang yang didiagnosis atau diduga terinfeksi virus Covid-19 juga tidak diperkenankan memberikan darahnya.

Kesadaran tentang pentingnya mendermakan darah ini perlu kita bangun kembali pada masa pandemi. Terlebih, pada momen ulang tahun ke-75 PMI yang diperingati setiap 17 September. Tanggal yang sama juga ditetapkan sebagai Hari Palang Merah Indonesia.

Apabila ingin menyumbangkan darah, kamu bisa cek caranya di masing-masing Unit Donor Darah (UDD) PMI terdekat di kotamu. Mungkin kamu bisa membuat janji terlebih dahulu sebelum datang ke PMI. Beberapa markas UDD bahkan menyediakan layanan mendatangi rumahmu apabila kamu mau mendermakan darah.