Mobil listrik berbasis baterai (battery electric vehicle/BEV) semakin diminati. Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mencatat, penjualan wholesales mobil listrik nasional sebanyak 13.858 unit pada Januari-November 2023 atau naik 75,33 persen pada periode sama 2022. Tak hanya itu, area test drive IIMS 2024 (15-25 Februari 2024) dipenuhi pengunjung yang hendak menjajal mobil listrik.

Selain ramah lingkungan, mobil listrik, yang memiliki teknologi canggih, relatif lebih mudah serta hemat perawatan dalam jangka panjang, ditambah lagi dengan pajak yang lebih menarik dibandingkan mobil berbahan bakar fosil. Terlepas dari sederet keunggulannya, mobil listrik memiliki sejumlah komponen penting, di antaranya 5 komponen berikut ini.

Inverter

Komponen ini berfungsi sebagai pengonversi arus searah (DC) pada baterai menjadi arus bolak-balik (AC) yang dibutuhkan oleh motor traksi. Komponen ini juga berperan saat terjadi pengereman, dengan mengubah arus listrik AC menjadi DC untuk mengisi ulang baterai.

Selain itu, inverter juga turut mengontrol tekanan pada pedal gas, yakni mempercepat dan memperlambat laju motor. Umumnya, jenis inverter yang digunakan pada mobil listrik adalah bi-directional inverter.

Baterai traksi (Traction battery pack)

Baterai traksi merupakan jantung dari mobil listrik. Komponen ini berfungsi menyimpan energi listrik yang kemudian disalurkan ke inverter.

Baterai traksi dibuat dengan struktur yang kokoh agar komponen vital ini tidak mudah rusak. Selain itu, baterai traksi juga didesain agar bisa diisi ulang berkali-kali. Umumnya, mobil listrik menggunakan baterai traksi berjenis lithium-ion karena memiliki daya tahan optimal.

5 Komponen mobil listrik
Sederet mobil listrik asal China dan Korea Selatan turut meramaikan ajang IIMS 2024. Tampak sejumlah mobil listrik yang sedang dijajal pengunjung di area test drive, Minggu (25/2/2024) (FOTO: CM KOMPAS/ADI YUWONO)

Baterai tambahan (Auxiliary battery)

Selain baterai traksi, mobil listrik juga memiliki baterai tambahan (auxiliary battery). Komponen yang menjadi  sumber daya listrik ini berfungsi untuk menyimpan dan menyediakan arus listrik yang digunakan untuk menghidupkan aksesori mobil yang tidak termasuk ke dalam komponen utama. Contohnya, lampu, AC, wiper, dan alarm.

Selain itu, auxiliary battery juga berfungsi sebagai cadangan sumber daya apabila baterai utama bermasalah. Meski statusnya sebagai baterai tambahan, komponen ini wajib dirawat dan diperiksa secara berkala.

Baca juga: Ingin Beli Motor Listrik? Perhatikan Hal Berikut Ini

DC Converter

DC converter juga merupakan komponen penting pada mobil listrik. Komponen ini berfungsi mengubah arus listrik bertegangan tinggi dari baterai traksi menjadi arus listrik bertegangan rendah yang dibutuhkan oleh komponen-komponen kelistrikan pada mobil. Selain itu, DC converter juga digunakan untuk mengisi ulang baterai dengan arus listrik dari sumber eksternal.

Sistem Termal (Thermal system)

Sistem termal merupakan rangkaian komponen yang berfungsi mempertahankan suhu mesin, motor traksi, dan komponen elektrikal lainnya tetap dalam batas normal. Hal ini penting untuk mencegah terjadinya suhu berlebih atau overheating, serta memastikan kinerja mobil tetap optimal.

Itulah 5 komponen penting pada mobil listrik yang perlu Anda ketahui. Jaga dan rawatlah komponen-komponen tersebut agar mobil listrik Anda awet dan setia menemani mobilitas Anda.