Layar Perak review film game night

Published on March 28th, 2018 | by Kompas Klasika

Review Film Game Night (2018): Kejenakaan, Ketegangan, dan Kejutan

Teka-teki menjadi nadi alur cerita Game Night. Namun, alih-alih membuat dahi berkerut, ketegangan mengikuti jalannya misteri berpadu dengan pecahnya tawa dalam sebagian besar adegan. Menjadikannya hiburan yang segar dan orisinal.

Plot Game Night dimulai dari kisah cinta Max (Jason Bateman) dan Annie (Rachel McAdams) yang “dipertemukan” Tinky Winky, jawaban yang mereka ucapkan berbarengan dalam permainan duel kelompok.

Adiksi akan permainan menggerakkan kehidupan pernikahan Max dan Annie, yang meneruskan tradisi game night di rumah mereka. Pasangan ini juga seperti harus bermain kucing-kucingan dengan Gary (Jesse Plemons), tetangga mereka yang adalah polisi duda, setiap kali teman-teman mereka datang untuk bermain. Gary sangat ingin bergabung, tetapi tidak pernah diajak.

Foto-foto dokumen Universal Pictures.

Cerita bergerak menuju klimaks ketika suatu kali permainan diadakan di rumah mentereng milik Brooks (Kyle Chandler), saudara kandung Max yang selalu membuat Max merasa minder karena kesuksesannya. Brooks ingin meningkatkan level permainan mereka menjadi lebih seru dengan hadiah besar bagi pemenang, mobil Corvette Stingray merah—kendaraan yang selama ini diidam-idamkan Max.

Ah, tentu saja hadiah itu tak akan didapat dengan upaya yang enteng. Permainan jadi lebih serius dengan dirancangnya skenario penculikan. Ia yang berhasil membebaskan korban penculikan—yang juga adalah salah satu dari mereka—menjadi pemenangnya. Sayangnya, skenario tak berjalan sesuai rencana, malahan mengarahkan mereka pada sesuatu yang berbahaya.

 

Film besutan sutradara John Francis Daley dan Jonathan Goldstein ini patut dipuji karena baiknya kolaborasi naskah, penyutradaraan, dan eksplorasi para aktor dalam memerankan karakternya.

Sebagai film komedi, dialog-dialog yang segar dan aksi komikal para aktor berhasil memancing tawa penontonnya. Sebagai film misteri, jalan cerita yang diramu Mark Perez si penulis naskah ini membuat penonton melahirkan dugaan-dugaan. Tak sampai dugaan terbukti, penonton lalu dikejutkan dengan puntiran dan putaran cerita.

Di tengah-tengah cerita utama tentang penyingkapan misteri penculikan, subplot tentang hubungan pasangan Kevin (Lamorne Morris) dan istrinya, Michelle (Kylie Bunburry) yang ternyata punya retak kecil juga membuat keseluruhan cerita lebih berdaging. Orang-orang di sekitar Max-Annie punya karakter khas dan kisahnya yang masing-masing menarik. Bersiaplah terkesan dengan akting dan penokohan tetangga beraut datar, Gary, yang dimainkan dengan cerdas oleh Plemons.

Game Night berhasil mengawinkan beberapa genre sekaligus: komedi, aksi, kriminal, dan misteri. Patut ditonton oleh Anda yang merindukan tawa geli sekaligus samar-samar desir adrenalin. [NOV]

Tayang perdana :
Maret 2018

Rilisan :
Amerika Serikat

Sutradara :
John Francis Daley, Jonathan Goldstein

Penulis skenario :
Mark Perez

Pemain :
Rachel McAdams, Jason Bateman, Jesse Plemons, Michael C Hall, Chelsea Peretti

Artikel ini terbit di Harian Kompas edisi 27 Maret 2018

Review Film Game Night (2018): Kejenakaan, Ketegangan, dan Kejutan Kompas Klasika

Summary:


User Rating: 0 (0 votes)

Tags: , , ,


About the Author



Back to Top ↑