Buku Angkot & Bus Minangkabau: Budaya Pop & Nilai-nilai Budaya Pop

Published on January 28th, 2019 | by Kompas Klasika

0

Review Buku Angkot & Bus Minangkabau: Pesona Diskotek Berjalan

Angkot dan bus di Indonesia selalu punya cerita tersendiri. Salah satu yang menonjol adalah pesan-pesan yang tertulis di angkot dan bus di Kota Padang, Sumatera Barat. Hal ini dipotret oleh David Reeve dalam bukunya berjudul Angkot & Bus Minangkabau: Budaya Pop & Nilai-nilai Budaya Pop. David terkesima oleh fenomena budaya itu dan menjadikannya sebagai penelitian kualitatifnya.

Sepandai-pandi adiak mamiliah, akhirnyo adiak naik juo ka oto uda.” Pesan berbahasa Minang itu memiliki arti: sepandai-pandai adik memilih, akhirnya adik naik juga ke mobil saya.

Pesan itu hanyalah satu dari sekian banyak “dekorasi” bahasa yang menghiasi angkot dan bus di kota Padang, Sumatera Barat. Pesan yang kerap membuat orang tergelitik, tertawa, atau justru mengernyitkan dahi. Daya tarik bahasa itu tak sendirian, ia ditemani efek visual dan aksesori penuh warna, juga dilengkapi perangkat audio bersuara ngebas yang membuat angkot dan bus di Padang tampak seperti “diskotek berjalan”.

Angkot dan Bus Minangkabau: Budaya Pop & Nilai-nilai Budaya Pop

Foto-foto: Iklan Kompas/ Iwan Andryanto.

Meski bukan satu-satunya, pesona angkot dan bus di Padang memang tampak lebih memikat dibandingkan daerah lain di Indonesia. Kota Makassar, misalnya, juga memiliki angkot yang dihiasi. Namun, dekorasi mereka sangat berbeda, kebanyakan angkot di Makassar hanya memiliki hiasan sedikit, atau malah tidak dihias sama sekali. Di Padang justru sebaliknya, sebagian besar angkotnya dipenuhi hiasan, baik dalam rupa gambar maupun tulisan.

Buku Angkot & Bus Minangkabau: Budaya Pop & Nilai-nilai Budaya Pop merupakan hasil penelitian yang dilakukan oleh David dengan membuat catatan-catatan dan foto-foto. Semuanya dikumpulkan, kemudian dianalisis. Hasilnya, ada tema-tema budaya pop yang melekat dalam “tubuh” angkot dan bus di Sumatera Barat. Salah satu temuannya yang menarik adalah penggunaan bahasa asing yang menonjol pada angkot, menunjukkan kegandrungan terhadap modernitas luar negeri. [AEP/Litbang Kompas]

Judul Buku :
Angkot & Bus Minangkabau: Budaya Pop & Nilai-nilai Budaya Pop

Penulis :
David Reeve

Penerbit :
Komunitas Bambu

Tahun Terbit :
2017

Review Buku Angkot & Bus Minangkabau: Pesona Diskotek Berjalan Kompas Klasika

Summary: Buku ini pas bagi mereka yang gemar membaca esai-esai kajian budaya atau tertarik dengan fenomena sosial.

4


User Rating: 0 (0 votes)

Tags: , , ,


About the Author



Leave a Reply

Back to Top ↑