Layar Perak review film death wish

Published on March 14th, 2018 | by Kompas Klasika

Death Wish (2018): Pembalasan Dendam Seorang Dokter Bedah

Banyak orang yang akan melakukan apa pun untuk keluarganya, termasuk mencabut nyawa pelaku yang menyakiti orang terkasih. Paul (Bruce Willis) adalah seorang dokter bedah senior. Dia sudah biasa melakukan perawatan terhadap korban-korban kekerasan dan kriminal, karena dia tinggal di Chicago, kota dengan tingkat kriminal yang sangat tinggi.

Pada suatu hari, Paul dan keluarganya berencana mengadakan pesta ulang tahun Paul. Namun, rencana tersebut tertunda karena ia mendapatkan panggilan tugas. Akhirnya istri dan anaknya, Lucy (Elisabeth Shue) dan Jordan (Camila Morrone), berencana membuat kue kejutan.

Foto-foto : dokumen IMDB.

Tak disangka, rumah Paul disatroni perampok. Mereka merangsek masuk dan membunuh Lucy, sementara Jordan terluka parah. Di rumah sakit, Paul yang sedang piket, menerima kenyataan pahit bahwa istrinya tak terselamatkan. Sementara itu, Jordan terbaring koma.

Paul menanti kabar tentang pembunuh istrinya dari polisi, tetapi tak ada titik terang. Di tengah kekalutan dan rasa depresi mendalam, Paul menemukan pelampiasan baru: mengoperasikan senjata dan menjadi antihero di lingkungan-lingkungan kumuh. Warga Chicago menjulukinya “Grim Reaper”.

Paul melanjutkan aksinya dengan misi baru: mencari orang-orang yang telah menyakiti keluarganya dan membalas dendam.

Plot yang lemah dan aksi yang tak memuaskan

          Death Wish adalah film yang mengadaptasi novel berjudul sama tahun 1972 karya Brian Garfield yang sudah pernah diangkat ke layar lebar sebelumnya. Versi 2018 adalah film ke-6 dari serial Death Wish dan merupakan remake dari film tahun 1974.

Diperankan oleh Bruce Willis sebagai pemeran utama, film ini belum berhasil menyedot perhatian dunia. Salah satu alasannnya karena tanggal rilisnya terlalu dekat dengan peristiwa penembakan di Stoneman Douglas High School di Florida.

Jika dilihat sebagai film yang berdiri sendiri, sebenarnya film ini masih bisa menjadi pelepas rindu akan aksi Bruce Willis. Dengan gayanya yang khas, Bruce memerankan karakter Paul yang menjadi dingin, minim ekspresi, dan penuh kesuraman pascakematian istrinya. Tentu, Bruce tak akan kesulitan membawakan peran tersebut mengingat sebagian besar karakter yang diperankannya memiliki karakteristik yang sama.

Sayangnya, aksinya di film ini tak bisa dibilang istimewa. Yang menjadi perhatian penonton adalah adegan-adegan yang cukup sadis yang ternyata menjadi salah satu “fitur” yang ditawarkan film ini.  [DLN]

Tayang perdana :
Maret 2018

Rilisan :
Amerika Serikat

Sutradara :
Eli Roth

Skenario :
Joe Carnahan

Pemain :
Bruce Willis, Vincent D’Onofrio, Elisabeth Shue, Dean Norris, Kimberly Elise, Camila Morrone

Artikel ini terbit di Harian Kompas edisi 14 Maret 2018

 

Death Wish (2018): Pembalasan Dendam Seorang Dokter Bedah Kompas Klasika

Summary:


User Rating: 0 (0 votes)

Tags:


About the Author



Back to Top ↑