Kamu punya rencana kuliah di luar negeri? Apakah kamu sudah memilih universitas di luar negeri? Universitas yang tepat dan sesuai minat pastinya bisa membantu kamu terus termotivasi belajar.

Mengutip data Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNESCO), sebanyak 53.604 warga negara Indonesia berkuliah di luar negeri.

Jumlah yang besar ini mengindikasikan pendidikan tinggi di luar negeri menjadi pilihan menarik bagi banyak masyarakat Indonesia yang ingin mendapatkan pengalaman belajar yang berbeda dan membuka peluang kerja yang lebih luas. Tidak hanya itu, pengalaman belajar sekaligus jalan-jalan juga menjadi alasan tersendiri untuk bisa kuliah di luar negeri.

Namun, orang kerap bingung dalam hal memilih jurusan dan universitas di negara orang. Padahal, dengan memilih universitas yang tepat di luar negeri dapat membantu kamu mewujudkan cita-cita.

Baca juga: Cara Berhemat saat Kuliah, Kamu Bisa Coba

Tips Memilih Universitas di Luar Negeri

Dalam memilih universitas di luar negeri harus dilakukan dengan cermat. Berikut ini ada beberapa tips berikut ini yang dapat membantu kamu dalam memilih universitas di luar negeri.

1. Menentukan tujuan karier

Sebelum memilih universitas di luar negeri, tentukan terlebih dahulu tujuan karier kamu. Pertanyaan seperti apakah kamu tertarik pada bidang studi tertentu atau memiliki impian untuk bekerja di industri khusus? Dari situ kamu bisa memilih universitas yang memiliki reputasi baik dalam program studi yang sesuai dengan tujuan kariermu.

Melibatkan diri dalam penelitian pasar kerja di negara tersebut juga akan membantu kamu memahami tren industri dan kebutuhan pasar.

2. Mengumpulkan informasi sebanyak-banyaknya

Hal yang tidak kalah penting ketika memilih kampus di luar negeri adalah mengumpulkan informasi sebanyak-banyaknya. Belakangan ini, banyak digelar pameran pendidikan luar negeri di Indonesia. Ini bisa menjadi kesempatan kamu untuk mengumpulkan informasi dan membandingkan kualitas universitas yang dituju.

Selain itu, kamu bisa mengunjungi kampus secara langsung atau virtual untuk mendapatkan gambaran langsung tentang lingkungan akademis dan fasilitas yang ditawarkan. Pertimbangkan juga peringkat global, reputasi fakultas, dan prestasi akademis. Kamu juga bisa melakukan riset fasilitas dan infrastruktur universitas agar memiliki dampak langsung pada pengalaman belajar, seperti laboratorium, perpustakaan, pusat penelitian, dan fasilitas lain yang sesuai dengan kebutuhan studi.

3. Mempertimbangkan faktor adaptasi

Faktor adaptasi juga berperan penting dalam pengalaman belajar kamu. Pertimbangkan iklim, budaya, dan lingkungan sosial di negara tujuan studi. Pastikan juga kamu memilih universitas dengan bahasa pengantar sesuai dengan kemampuan berbahasa yang dikuasai, terutama jika negara pilihan studi tidak berbahasa Inggris.

Pelajari juga kebijakan keimigrasian negara tersebut terkait visa mahasiswa. Beberapa negara memiliki aturan yang ketat terkait tingkat kehadiran dan pekerjaan paruh waktu untuk mahasiswa internasional.

4. Mencari tahu dukungan beasiswa

Cari tahu apakah universitas pilihan kamu di luar negeri menawarkan program beasiswa atau dukungan keuangan khusus untuk mahasiswa internasional. Kebijakan dukungan mahasiswa internasional, termasuk layanan kesehatan dan bimbingan akademis, juga penting untuk memastikan kamu merasa didukung selama menempuh pendidikan di luar negeri.

Kamu juga disarankan juga melakukan riset biaya hidup, karena biaya hidup di luar negeri bisa sangat berbeda dengan di Indonesia. Riset mutlak diperlukan untuk mengetahui perkiraan biaya hidup di negara tujuan.

5. Mempertimbangkan jaringan alumni

Jaringan alumni dapat menjadi aset berharga setelah kamu menyelesaikan studi. Universitas dengan jaringan alumni yang kuat dapat memberikan manfaat jangka panjang, termasuk peluang pekerjaan, mentoring, dan koneksi industri. Selidiki profil alumni universitas dan lihat seberapa sukses mereka setelah lulus.