Otomotif agar sepeda motor stabil

Published on April 13th, 2018 | by Kompas Klasika

Agar Sepeda Motor Bisa Tetap Stabil di Jalan Raya

Banyak hal yang perlu diperhatikan untuk kenyaman berkendara di jalan raya. Selain kondisi mesin yang baik, faktor lain yang menjadi kunci kenyamanan saat mengendarai sepeda motor adalah kendali yang stabil. Dengan demikian keinginan untuk melaju dan bermanuver yang mantap di jalan bisa tercapai.

Namun, kerap ditemui pengemudi yang mengeluh motornya terasa oleng atau tidak stabil saat dipacu pada kecepatan tinggi. Umumnya masalah ini disebabkan putaran roda yang tidak lurus akibat setelan velg yang tidak tepat atau mungkin juga karena ada jari-jari pada velg yang kendur.

Untuk mengetahuinya, parkirlah sepeda motor dengan menggunakan standar tengah agar ban (depan atau belakang) menggantung sehingga dapat diputar. Putarlah ban dan perhatikan dari arah depan atau belakang, apakah putarannya masih lurus atau tidak. Kalau putarannya sudah bergoyang, maka itu tanda kalau velg sudah tidak lurus atau seimbang lagi.

Bagi yang menggunakan velg standar, hal ini bisa diatasi dengan menyetel kembali velg dan mengencangkan jari-jari yang kendur. Sementara itu, bagi mereka yang menggunakan velg racing, hal ini bisa diatasi dengan mem-press velg.

Sepeda motor yang tidak stabil juga bisa diakibatkan tekanan angin ban yang tidak tepat. Oleh karenanya cermati buku petunjuk manual untuk mengetahui seberapa besar tekanan angin yang dibutuhkan, atau jika ada beban tambahan apakah perlu ada penambahan angin. Selain bisa membantu menstabilkan, memastikan ban memiliki tekanan angin yang tepat menjadi langkah untuk memperpanjang usia ban.

Jangan lupa untuk memeriksa baut lengan ayun apakah sudah terpasang dengan baik dan kuat. Demikian pula dengan kondisi peredam kejut (shock absorber), cermati bagian yang satu ini, kalau ada cairan pelumas yang keluar atau meleleh dari dalam shock absorber ada baiknya untuk mengganti dengan yang baru karena selain usia hal tadi menjadi tanda kalau motor pernah mengalami tabrakan atau pernah jatuh. Tanda lain pada shock absorber yang patut diwaspadai adalah adanya bagian yang cacat atau melengkung pada shock absorber. [ASP]

Agar Sepeda Motor Bisa Tetap Stabil di Jalan Raya Kompas Klasika

Summary:


User Rating: 0 (0 votes)

Tags: ,


About the Author



Back to Top ↑