Klasiloka kedai kopi di Jakarta

Published on December 5th, 2017 | by Kompas Klasika

8 Kedai Kopi Manual Brew di Jakarta yang Rasanya Mantap

Kedai kopi lokal yang menyajikan beragam jenis kopi Nusantara kian mudah ditemui di kota-kota besar, seperti Jakarta. Cara penyajiannya pun kian banyak yang menerapkan teknik manual brew, bukan hanya dengan mesin espresso. Berikut ini beberapa kedai kopi manual brew di Jakarta

 

1. Coffee Smith

Selain menggunakan mesin espresso, Coffee Smith menghadirkan alat kopi manual brew yang tampak berjejer manis di coffee bar. Mulai dari V60, Chemex, Kalita Wave, Aeropress, TDS (total dissolved solids), dan Wilfa ada di situ.

Untuk makanan pendampingnya, pengunjung bisa memilih banana caramel dan triple choco muffin.

Alamat :
Jalan Duren Tiga Raya, Nomor 19, Kav 5, Mampang, Jakarta Selatan.

Jam operasional :
Pukul 07.00 – 20.30 WIB

Rentang harga :
Rp 20.000–Rp 50.000

Media sosial :
Instagram @coffeesmithjkt

Fasilitas :
toilet, tempat parkir, wi-fi, area terbuka

Lokasi :

2. Kopi Kina

Dengan lebih dari 60 jenis kopi dari berbagai pelosok Nusantara, Kopi Kina hadir memperkaya pilihan sesapan kopi bagi khalayak umum. Hampir semua single origin yang tersedia di Kopi Kina dikumpulkan secara personal oleh Cornelius Swangga, salah satu owner Kopi Kina. Ia mengontak banyak petani kopi dari seluruh Indonesia.

Uniknya, di coffee bar kedai ini tak terlihat mesin espresso. Yang ada hanya sebuah alat presso serta beberapa alat seduh manual seperti french press dan syphon.

Alamat :
Jalan H Abudllah Syafi’ie Nomor 1, Jakarta

Jam operasional :
Pukul 16.00 – 02.00 WIB

Rentang harga :
Rp 15.000 – Rp 50.000

Media sosial :
Instagram@kopikina

Situs web :
www.kopikina.id

Fasilitas :
toilet, tempat parkir, dan ruang terbuka.

Lokasi :

3. Philocoffee

Philocoffee adalah toko alat kopi, kedai kopi, dan penyangrai kopi yang dikenal memelopori manual brewing di Indonesia. Telah hadir selama 7 tahun, Philocoffee memperkenalkan kualitas kopi Indonesia dengan konsisten dan terpadu. Misalnya, gayo yang diproses dengan metode kupas kismis dan black honey oleh Keluarga Produksi Hamdan.

Di sini, pengunjung dapat menelusuri sosiokultural dan kognisi kopi karena setiap tahun Philocoffee melakukan pengumpulan data dan penelitian di hulu atau kebun kopi. Anda juga dapat menikmati croissant khusus buatan sang pemilik, Hardiansyah Suteja.

Alamat :
Jalan Pondok Labu I Nomor 10, RT 002/RW 007, Pondok Labu, Cilandak, Jakarta Selatan, DKI Jakarta 12450

Jam operasional :
Pukul 10.00 – 19.30 WIB

Situs web :
philo.coffee

Fasilitas :
tempat parkir, toilet, dan area terbuka.

Lokasi :

4. Rosso Micro Roastery

Keramahan menjadi kunci utama Rosso Micro Roastery sehingga menjadi tempat “ngopi” rujukan. Meski tempat ini sebenarnya adalah toko sangrai kopi, sang pemilik—Andreas Andrianto—juga menghadirkan kedai kopi untuk individu maupun kelompok.

Kedai kopi ini hanya menyajikan kopi dengan teknik manual brew dan mesin espresso. Menariknya, pengunjung dapat melihat langsung Andreas yang sibuk menyangrai kopi ataupun mengobrol dengannya seputar kopi. Ini membuat pengalaman menyesap kopi di Rosso semakin menyenangkan.

Alamat :
Jalan Letnan Soetopo, Pasar Modern BSD City, Tangerang Selatan

Operasional :
Selasa–Jumat (Pukul 07.00–15.00 WIB) dan Sabtu–Minggu (07.00–17.00 WIB), Senin tutup.

Media Sosial :
Instagram @rossomicroroastery

Fasilitas :
tempat parkir, toilet, area terbuka, no wi-fi

Lokasi :

5. Ruang Seduh

Ruang Seduh mengusung konsep open space bar. Ada dua cara pembuatan kopi di Ruang Seduh. Pertama, espresso bar yang memakai house blend dan pilihan biji kopi lebih berkarakter, seperti Ethiopia, Java, dan Sumatera yang kemudian dicampur untuk milk based coffee, seperti espressoamericanolong black, dan piccolo. Kedua, manual/slow brew bar yang jenis kopinya bisa kita pilih sendiri, khususnya pilihan kopi single origin beans. Jika sudah memilih, tinggal meminta baristanya untuk membuat kopi itu dengan teknik manual brew menggunakan alat french press, syphon, atau V60. Kita juga bisa meminta barista mengajari menggunakan alat manual brew itu.

Alamat :
Jalan Kemang Raya 8B (belakang Aksara), Jakarta Selatan

Operasional :
Senin–Minggu Pukul 09.00–21.00 WIB

Harga per orang :
< Rp 50.000

Fasilitas :
toilet dan parkir

Media sosial :
Instagram @ruangseduh

Lokasi :

6. Super Gayo Coffee

Super Gayo Coffee hadir sejak 2015. Awalnya, kedai kopi ini buka di daerah Woltermonginsidi dan Lebak Bulus. Namun, kini, kedai kopi yang berkonsep interior urban dan industrial ini pindah ke Melawai, Blok M, Jakarta Selatan.

Keunikan kedai kopi yang terletak di lantai 2 Dapur Blok M ini menyajikan kopi wine. Ini bukan kopi yang dicampur wine, melainkan kopi berjenis arabika gayo yang memiliki aftertaste seperti wine karena bijinya telah difermentasikan 30 hingga 45 hari. Semua penyajian kopi di Super Gayo Coffee menggunakan teknik manual brewing.

Alamat :
Jalan Melawai Raya Nomor 21 (Dapur Blok M) Kebayoran Baru, Jakarta Selatan

Jam operasional :
11.00 – 22.00 WIB

Harga :
Rp 15.000 – Rp 65.000

Fasilitas :
toilet, tempat parkir, area terbuka, wi-fi

Lokasi :

7. Toko Kopi Tuku

Sebelumnya, Andanu Prasetyo (Tyo) membuka kedai kopi Toodz House. Kini, masih di area yang sama, Tyo juga memperkenalkan kedai kopi bernama Toko Kopi Tuku. Kedai ini lebih dihadirkan untuk memenuhi kebutuhan take away. Jadi, kegiatan nongkrong di kedai kopi ini tak begitu terasa karena kebanyakan pelanggan memesan kopi untuk dibawa pulang.

Kedai ini menjual biji kopi, bubuk kopi, dan tentunya kopi seduh. Uniknya, minuman kopi ditawarkan ada beberapa “nama”, yakni kopi tetangga, kopi premium, dan kopi rasa rasa. Untuk makanan, Tuku Kopi menyajikan donut kampung, lumpia, dan banana bread chocolate.

Alamat :
Jalan Cipete Raya Nomor 7, Jakarta Selatan, 12410

Jam operasional :
Setiap hari pukul 07.00–22.00 WIB

Range harga :
Rp 5.000 (snack)–Rp 25.000 (minuman)

Media sosial :
Instagram @tokokopituku

 Fasilitas :
toilet, tempat parkir (sepeda motor), ruang terbuka

Lokasi :

8. Wisang Kopi

Memantapkan diri sebagai kedai kopi yang hanya menyajikan kopi dengan teknik manual brew, Wisang Kopi berhasil muncul sebagai pembeda di antara kedai kopi yang dianggap “ikut arus”. Jatuh-bangun dialami sang pemilik, khususnya ketika memperkenalkan teknik manual brew. Hal ini karena pada 2014, banyak konsumen Indonesia yang belum memahami dan menikmati kopi dengan teknik ini. Kini, usahanya membuahkan hasil.

Berbagai hal yang berhubungan dengan kopi kini makin menarik hati dan Wisang Kopi mampu hadir menjadi salah satu tambatan hati bagi pencinta kopi.

Alamat :
Jalan H Abdul Majid Nomor 67, Jakarta Selatan

Operasional :
Senin–Sabtu (Pukul 17.00–02.00 WIB)

Harga per orang :
< Rp 50.000

Fasilitas :
toilet dan parkir

Media sosial :
Instagram @wisangkopi

Lokasi :

 

Foto-foto : Iklan Kompas/E. Siagian; dokumen manual.co.id; dokumen@ruangteduh(instagram); dokumen@supergayo_coffee(instagram); dokumen kopikini.com & foody.id; dokumen weyap.com & qraved.com; dokumen@wisangkopi(instagram).

Artikel ini terbit di Harian Kompas edisi 4 Maret 2017

8 Kedai Kopi Manual Brew di Jakarta yang Rasanya Mantap Kompas Klasika

Summary:


User Rating: 0 (0 votes)

Tags: ,


About the Author



Back to Top ↑